Welcome to MillahIbrahim.net

Home | Kajian Lepas | Kajian Serial | Manhaj Risalah | Buku Tamu | Webmail | Lanibin
 
::: Kajian Lepas
· Muqaddimah
· Pastikan Anda Masuk Syurga
· Ayat-Ayat Mutasyabihat
· Al Qur'an, Antara Rahmat dan Laknat
· Al Qur'an dan Perselisihan Umat
· Download Materi

::: Kajian Serial
· Mencari Pesanan Allah
· Dholuuman Jahuulan
· Tiga Golongan Manusia
· Yang Harus Terbawa Pulang
· Mencari Akses Hidayah
· Iman dan Pertumbuhannya
· Melacak Syetan
· Memblokir Syetan
· Menutup Jalur-Jalur Syetan
· Mencari Hakikat Iman
· Hakikat Al-Qur'an dalam Sistem Hidayah
· Menyingkap Alam Gaib

::: Manhaj Risalah
· Muqaddimah
· Potensi dan Kelemahan Manusia
· Ketika Datang Petunjuk Allah, dan Diikuti
· Esensi Amanah
· Distorsi dan Kerancuan
· Telusur Jalan yang Lurus
· Millah Ibrahim
· "Syajaroh Thoyyibah" berbuah "Sab'ah Thoyyibah"
· Antara Dienul Islam dan Peradaban Islam
· Kesatuan Asasi dan Keanekaragaman Budaya
· Asas-Asas Pembangunan Peradaban Islam
· Khotimah
· Download Materi

::: General Features
· Buku Tamu
· Feedback to Webmaster
· Beritahu Situs ini ke Teman
· Statistik MillahIbrahim.net

::: Member Features
· List Member/Anggota
· Daftar Member Baru
· Kirim Tulisan/Berita
· Webmail MillahIbrahim.net

::: Pengunjung Online

Saat ini terdapat 8 orang pengunjung yang sedang online.


 
::: MANHAJ RISALAH :::
- KHOTIMAH -

Allah   Diawali dengan meneliti dan mencermati kembali kemurnian “benih” Kalimah Thoyyibah, kemudian menyemainya di hati kita semua, niscaya akan tumbuh kembali “Syajaroh Thoyyibah” yang melambangkan kehidupan peradaban Robbani yang pernah ditampilkan para Nabi dan Rosul bersama-sama orang-orang Mukmin yang mengikutinya.  


Demikianlah rumusan Manhaj Risalah ini diharapkan dapat meluruskan kembali visi dan wawasan kita terhadap tataran yang paling essensial dan mendasar dari missi yang diemban manusia dalam keberadaannya di muka bumi, sebagai “Kholifatullah Fil Ardhi”, sekali gus menyadari akan kelengahan manusia selama ini akan missi amanah yang seharusnya mereka pikul.

Selanjutnya, tanpa motivasi dan tujuan lain kecuali takut akan ancaman Allah dan mengharapkan ridho Allah sebagai satu-satunya akses untuk keselamatan dan kebahagiaan yang dijanjikan-Nya, kita dituntut untuk melakukan “napak tilas para Rosul” untuk menjabarkan amanah tersebut serta mengakomodasikannya dengan kenyataan-kenyataan dan kondisi objektif yang dihadapi, untuk mengidzharkan dan menggelar kembali Risalah Samawi ini.

Diawali dengan meneliti dan mencermati kembali kemurnian “benih” Kalimah Thoyyibah, kemudian menyemainya di hati kita semua, niscaya akan tumbuh kembali “Syajaroh Thoyyibah” yang melambangkan kehidupan peradaban Robbani yang pernah ditampilkan para Nabi dan Rosul bersama-sama orang-orang Mukmin yang mengikutinya.

Kalaupun sampai tibanya kematian kita, Syajaroh Thoyyibah tersebut baru mulai tumbuh mengecambah. Yakinlah bahwa kita akan panen dan menikmati hasilnya di Hari Akhir nanti.

Atas dasar Manhaj Risalah inilah kita merumuskan lebih lanjut ‘Aziematul ‘Amal (Program Kerja) dari waktu ke waktu, dan hanya dengan landasan-landasan itulah, amal keseharian kita dapat memiliki legitimasi sebagai ibadah / pengabdian kepada Allah.

Semoga petunjuk, bimbingan dan pertolongan Allah senantiasa menyertai perjalanan ibadah dan jihad kita. Aamiin.

Daarul Ibadah, Ramadhan 1423



Sebelumnya  | 1  | 2  | 3  | 4  | 5  | 6  | 7  | 8  | 9  | 10  | 11  | 12  | Selanjutnya |

  

Penanggung Jawab : Amirul 'Am Abdul Halim Muhajir
Editor & Content Management : Fauzy Sya'banie - Technical Support : Husein

Dedicated to : Muslimin Fillah Rahimahumullah
Copyright © 2004 Ummuddar Kuningan, Jawa Barat